[spm.unpad.ac.id] Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Padjadjaran menerima kunjungan tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) dalam rangka asesmen lapangan akreditasi yang berlangsung di Aula Gedung B Lantai III FKG Unpad, Kampus Sekeloa, Bandung, Selasa (18/8/2026).
Tim asesor yang hadir terdiri atas Prof. Diatri Nari Ratih, drg., M.Kes., Sp.KG., Subsp.KE, Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Harum Sasanti, drg., Sp.PM., Subsp.Noninf.(K) dari Universitas Indonesia, serta Dr. Indra Mulyawan, drg., MMRS., MHPE., Sp.BMMf., Subsp.Tr.Mf.S.Tm. dari Universitas Airlangga.
Dalam sambutannya, Dekan FKG Unpad Prof. Dr. Dudi Aripin, drg., Sp.KG., Subsp.KR(K), menegaskan bahwa akreditasi tidak hanya menjadi sarana penilaian, tetapi juga momentum refleksi, evaluasi, dan peningkatan mutu Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran Gigi.
“Bagi kami, proses akreditasi ini bukan hanya sebuah penilaian untuk memperoleh status akreditasi, tetapi menjadi momentum untuk melihat kembali berbagai hal yang telah dilaksanakan, mengevaluasi capaian, serta mengidentifikasi ruang-ruang yang masih perlu diperbaiki dan dikembangkan,” ujar Prof. Dudi.
Menurutnya, Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran Gigi memiliki peran strategis dalam pengembangan keilmuan kedokteran gigi. Melalui program studi ini, FKG Unpad berkomitmen menghasilkan lulusan yang memiliki kedalaman keilmuan, kemampuan riset yang kuat, serta mampu melahirkan inovasi yang berkontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat nasional maupun global.
FKG Unpad juga menyambut proses asesmen secara terbuka dan transparan serta berharap masukan dan rekomendasi dari tim asesor dapat menjadi landasan untuk memperkuat mutu program studi secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan tim asesor, Prof. Diatri Nari Ratih, drg., M.Kes., Sp.KG., Subsp.KE, Ph.D., menyampaikan bahwa sistem akreditasi saat ini menggunakan delapan kriteria kualitatif yang lebih menekankan pada proses penyelenggaraan pendidikan dibandingkan semata-mata hasil yang dicapai.
“Akreditasi sekarang lebih menekankan pada proses, bukan hanya melihat output atau outcome yang dihasilkan,” ujarnya.
Tim asesor juga menyampaikan bahwa program pendampingan (nurturing) LAM-PTKes akan berakhir setelah Agustus 2026. Oleh karena itu, program studi diharapkan terus melakukan continuous improvement, terutama dalam peningkatan publikasi internasional melalui penguatan kerja sama dengan mitra luar negeri.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Satuan Penjaminan Mutu Unpad Prof. Ir. Euis Tintin Yuningsih, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Hadir pula para Wakil Dekan, Kepala Departemen, Ketua Program Studi, Guru Besar, Ketua Unit Penjaminan Mutu, Ketua Gugus Kendali Mutu, dosen, kelompok staf medis, tenaga kependidikan di lingkungan FKG Unpad, serta Direktur Utama Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) Unpad. (art)*
Laporan oleh: Nafila Nariswari




