SPM Unpad Gelar Lokakarya Penyusunan Laporan Kinerja Prodi dan Laporan Evaluasi Diri

[unpad.ac.id, 16/12/2019] Untuk membekali peserta dalam pembuatan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Evaluasi Diri (LED), Satuan Penjaminan Mutu (SPM) Universitas Padjadjaran menggelar “Workshop Penilaian LKPS dan LED Akreditasi Program Studi (APS) 4.0 Plus Mock Up Batch 2” di Auditorium Gedung Magister Manajemen (MM) Lantai 4 FEB Unpad, Jalan Dipati Ukur No.46 Bandung, Kamis (12/12) dan Jumat (13/12).

Suasana “Workshop Penilaian LKPS dan LED Akreditasi Program Studi (APS) 4.0 Plus Mock Up Batch 2” di Auditorium Gedung Magister Manajemen (MM) Lantai 4 FEB Unpad, Jalan Dipati Ukur No.46 Bandung, Kamis (12/12) dan Jumat (13/12). (Foto: Yuli Hantoro)*

Kegiatan tersebut diikuti oleh 13 perguruan tinggi di Indonesia, yaitu: Universitas Padjadjaran, STIE Ekuitas, Universitas Udayana, Universitas Sangga Buana YPKP, Universitas Tanjungpura, Institut Agama Islam Cipasung, Universitas Majalengka, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjary, STIA-LAN, Universitas Simalungun, Universitas Galuh, Universitas Al-Ghifari, Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia.

Ketua Pelaksana kegiatan Asep Sutiadi, S.Sos., M.Si. mengatakan bahwa pembekalan dalam pembuatan LKPS dan LED ini sangat penting agar perguruan tinggi baik negeri maupun swasta mengerti sistem penilaian dan hal yang harus dipersiapkan ketika akan mengajukan akreditasi.

“Apa saja yang dinilai oleh assesor, sehingga bisa mempersiapkan apa saja dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam kegiatan akreditasi,” ujar Asep dalam rilis yang diterima Kantor Komunikasi Publik Unpad.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala SPM Unpad Dr. H. Rd. Funny Mustikasari Elita, M.Si. Dalam sambutannya ia mengatakan bahwa SPM menginisiasi kegiatan ini untuk transfer ilmu dan berbagi pengalaman. Dikatakan Dr. Funny, perubahan pada instrumen kali ini diantaranya ditandai dengan adanya outcomes based, sehingga diperlukan adanya strategi di dalam pengelolaan akademik.

“Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini tidak hanya sekedar transfer knowledge, namun ada latihan menilai LED yang sudah ada sesuai dengan instrumen per jenjang program studi, sehingga nantinya dapat menjadi acuan untuk menilai dan mengevaluasi borangnya sendiri. Selain itu kami berharap kegiatan ini tidak terhenti sampai disini, silakan mensosialisasikannya kembali di perguruan tinggi masing-masing,” ujar Dr. Funny.

Materi disampaikan oleh para dosen Unpad yang telah berpengalaman sebagai assesor perguruan tinggi.  Di hari pertama peserta mendapatkan materi dari Dr. H. Didin  Muhafidin, S.IP., M.Si mengenai pengantar Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS).

Dalam pemaparan materinya Dr. Didin menjelaskan mengenai perubahan-perubahan instrumen penilaian akreditasi yang baru terhadap instrumen yang lama berdasarkan standar dan kriteria instrumen BAN PT sebelum dan sesudah SN DIKTI 2015 yakni Pemenristekdikti  No.44 2015.

Pembicara kedua yaitu  Kepala SPM Unpad Dr. Hj. Rd. Funny Mustikasari Elita,M.Si. Assesor BAN PT yang telah berpengalaman lebih dari 19 tahun ini menjelaskan butir-butir apa saja yang menjadi objek penilaian oleh assesor serta memberikan tips dan trik dalam penyusunan instrumen yang akan dinilai oleh assesor.

Di hari ke-2 peserta mendapatkan bimbingan menyusun LKPS. Peserta dibagi kelompok per jenjang program studi untuk latihan menilai LED yang sudah ada sesuai dengan kebutuhan instrumen.*

Rilis: Wati Sukmawati dan Sri Kisyati/art