Hadapi Reakreditasi, Unpad Optimis Pertahankan Peringkat “A”

Satuan Penjaminan Mutu (SPM) Universitas Padjadjaran menggelar kegiatan Finalisasi Penyusunan Borang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi dan Evaluasi Diri, di Auditorium Unpad Training Center, Jalan Ir. H. Djuanda, No. 4, Bandung, 28 – 29 Juni lalu.

Wakil Rektor bidang Tata Kelola, Perencanaan, dan Sistem Informasi Unpad Dr. Sigid Suseno, S.H., M.Hum., dalam acara Finalisasi Penyusunan Borang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi dan Evaluasi Diri, di Auditorium Unpad Training Center, Jalan Ir. H. Djuanda, No. 4, Bandung, 28 – 29 Juni lalu

 

Kegiatan ini digelar sebagai salah satu tahapan persiapan dalam rangka penyusunan borang Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT). Dalam beberapa bulan ke depan, Unpad akan melaksanakan proses reakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

Wakil Rektor bidang Tata Kelola, Perencanaan, dan Sistem Informasi Unpad Dr. Sigid Suseno, S.H., M.Hum., mengatakan, jelang reakreditasi Unpad optimis bisa mempertahankan peringkat “A”. Sikap ini perlu didukung penyusunan borang dan dokumen yang paling baik.

Untuk itu, melalui kegiatan ini, diharapkan setiap tim standar bisa saling memberikan pandangan terhadap penyajian dokumen yang tengah dibuat. Hal ini bertujuan untuk melihat progres dari setiap standar.

“Harus sudah mulai memperlihatkan sinkronisasinya, jangan sampai terpisah-pisah,” ujar Dr. Sigid saat membuka kegiatan.

Dalam pembukaan tersebut, Dr. Sigid didampingi Direktur Tata Kelola dan Komunikasi Publik Unpad Aulia Iskandarsyah, PhD, dan Kepala SPM Unpad Dr. Hj. Rd. Funny Mustikasari Elita, M.Si.

Kegiatan juga dihadiri Wakil Kepala SPM Unpad, sejumlah Direktur dan Sekretaris Direktorat, serta tim teknis dari SPM dan Direktorat di lingkungan Unpad.

Kegiatan diisi dengan presentasi, diskusi, dan simulasi borang tiap-tiap standar per direktorat. Simulasi ini langsung dilakukan peninjauan oleh Dr. Funny.

Dr. Funny juga menekankan terkait pembuatan expert judgement yang bisa dipertanggungjawabkan bagi borang untuk mencapai tingkatan akreditasi yang lebih baik lagi.*

Rilis: Wati Sukmawati/am